Saturday, July 11, 2009

RSBI? Bahasa Inggris Harus OK

RSBI merupakan singkatan dari Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional. Sudah banyak sekolah-sekolah di Indonesia terutama di kota-kota besar menyamakan kurikulumnya layaknya pendidikan internasional. Apakah mereka benar-benar RSBI? atau sekedar label saja? Mari kita tengok soal bahasa inggris mereka.

Sebagai sekolah rintisan berbasis internasional (RSBI), tentu faktor bahasa asing terutama bahasa inggris sudah menjadi santapan mereka sehari-hari dalam artian guru dan siswa benar-benar jago berbahasa inggris. Sebagai bahasa internasional, bahasa inggris harus digunakan sebagai media dalam proses belajar mengajar sekolah RSBI.

Kenyataan di lapangan ternyata jauh berbeda dari kata RSBI, 600 guru RSBI ternyata bahasa inggrisnya memble. edukasi.kompas.com (Rabu, 24 Juni 2009), menyebutkan Berdasarkan Test of English for International Communication (ToEIC), dari sekitar 600 guru sekolah rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) SMP, SMA, dan SMK di seluruh Indonesia, terungkap bahwa penguasaan bahasa Inggris guru dan kepala sekolahnya rendah.

Data tersebut diungkapkan oleh Direktur Tenaga Kependidikan Direktorat Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Depdiknas Surya Dharma, MPA, Ph D, di Jakarta, Selasa (23/6). Surya mengatakan, penetapan sebagai sekolah berstandar internasional (SBI) ternyata sering mengabaikan tuntutan berbahasa Inggris aktif. baca lanjutan beritanya disini

Sudah jelas bahwa untuk menjadi sekolah RSBI yang benar-benar RSBI tidaklah mudah, perlu banyak persiapan yang dilaksanakan diantaranya adalah bahasa asing (bahasa inggris).

No comments:

Post a Comment